wajah Malaysia terselamatkan murid Herry IP, penghancur Fu Haifeng/Cai Yun beri pesan khusus
Sebagai harapan terakhir Malaysia, duet ganda putra mereka, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, mendapatkan pesan khusus menjelang final All England Open 2026.
Peluang Malaysia untuk meraih setidaknya 1 gelar juara pada All England Open 2026 terbuka lebar saat Chia/Soh tampil pada hari ini, (8/3/2026) di ganda putra.
Aaron Chia/Soh Wooi Yik menjadi satu-satunya amunisi tersisa di Negeri Jiran pada turnamen BWF Super 1000 sekaligus mengakhiri penantian 19 tahun.
Perjuangan untuk merengkuh gelar juara tidak mudah mengingat pasangan yang dibesut langsung oleh Herry Iman Pierngadi atau Herry IP itu berjumpa lawan tangguh.
Adalah ganda putra nomor 1 dunia asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae yang bertindak sebagai lawan Chia/Soh untuk mewujudkan ambisi tersebut.
Menilik dari rekor pertemuan, pasangan peringkat kedua dunia itu untuk sementara baru mengalahkan Kim/Seo satu kali dari total tiga laga yang tercipta.
Selain dari head-to-head yang kurang mendukung, jalan Chia/Soh kian berat mengingat Kim/Seo juga termotivasi untuk bisa mempertahankan gelar juaranya.
Kendati demikian, Chia/Soh yang akan berjuang menghadirkan kebanggaan untuk Malaysia mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari legenda ganda putra Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong.
Sebagai peraih gelar juara terakhir Malaysia di turnamen bulu tangkis tertua di dunia ini pada tahun 2007 lalu, Kien Keat dan Boon Heong tak segan memberikan pesan khusus.
Kien Keat mengharapkan Chia/Soh bermain seperti ganda putra yang belum pernah memenangkan turnamen-turnamen berikutnya.
"Saya harap anak-anak kita akan bermain seolah-olah mereka belum pernah memenangkan turnamen besar sebelumnya," kata Kien Keat, dilansir dari The Star.
"Meskipun sejatinya mereka sendiri sudah memenangkan gelar juara dunia," tuturnya menambahkan.
Lebih lanjut, Kien Keat yang meraih gelar All England Open 2007 lalu bersama Boon Heong usai melibas ganda legendaris China Fu Haifeng/Cai Yun tak menutup mata Kim/Seo adalah lawan sulit.
Tak ayal, Chia/Soh dipandang membutuhkan mentalitas yang lebih kuat dan kesabaran dalam menjalankan strategi mereka di lapangan.
"Akan sulit melawan Korea. Aaron-Yik membutuhkan mentalitas yang lebih kuat dan kesabaran untuk menang, tetap semangat dan semoga sukses," ucap Kien Keat.
Tan Boon Heong juga mengutarakan hal yang tidak jauh berbeda di mana Kim/Seo memiliki permainan yang stabil dan konsisten sehingga mereka begitu dominan dalam 1 tahun terakhir ini.
Terlepas dari fakta yang telah diukir lawan, Boon Heong masih percaya ada peluang bagi Chia/Soh untuk meraih kemenangan.
"Semua orang bilang sulit mengalahkan Korea, tapi saya percaya pada pemain kami, mereka punya peluang untuk menang," kata Boon Heong.
"Penantiannya sudah terlalu lama dan saya harap anak-anak kita akan berusaha keras kali ini," tuturnya menambahkan.
Rangkaian pertandingan final All England Open 2026 akan bergulir pada hari ini, Minggu (8/3/2026) mulai pukul 18.00 WIB.


0 Response to " wajah Malaysia terselamatkan murid Herry IP, penghancur Fu Haifeng/Cai Yun beri pesan khusus"
Posting Komentar