Hanya 29 menit, Erling Haaland buktikan kualitas generasi emas Norwegia di Piala Dunia 2026
Erling Haaland tak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan kelasnya di Piala Dunia 2026. Penyerang andalan Norwegia itu hanya memerlukan 29 menit untuk mencetak gol pertamanya pada laga pembuka Grup I, Selasa (17/6/2026).
Bukan cuma sekali, Haaland bahkan mengakhiri pertandingan dengan dua gol dan membantu Norwegia menang meyakinkan 4-1.
Penampilan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa skuad bertabur bintang yang disebut sebagai generasi emas Norwegia mampu menunjukkan taringnya di panggung dunia.
Kemenangan tersebut juga seakan membenarkan prediksi dua pengamat yang sebelumnya membahas kekuatan Norwegia dalam podcast Super Taktik Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Sepakat dengan penyebutan generasi emas untuk skuad Norwegia di Piala Dunia 2026. Dengan adanya kapten Arsenal dan Haaland di depan, mereka akan bicara banyak," kata Ketua Juventini Chapter Banter, Arizqi Romadhoni.
Sementara itu, Gigih W selaku Football Enthusiast menilai kekuatan Norwegia saat ini tak hanya terletak pada kualitas pemain, tetapi juga kemampuan mereka menjaga keharmonisan tim.
"Banyak generasi emas yang gagal karena ego yang cukup besar, Belgia misalnya. Norwegia dengan generasi emasnya saat ini itu berusaha untuk menahan ego," ujarnya.
Penantian Panjang Haaland Akhirnya Terbayar
Meski telah menjadi salah satu penyerang paling produktif di dunia sejak mencuri perhatian pada 2019, Haaland baru merasakan atmosfer Piala Dunia tahun ini. Pasalnya, Norwegia selalu gagal lolos sejak terakhir tampil pada edisi 1998.
Sebelum turnamen dimulai, striker berusia 25 tahun itu mengaku ada sesuatu yang terasa kurang dalam perjalanan kariernya yang dipenuhi berbagai gelar bersama Manchester City.
"Rasanya ada yang hilang pada Piala Dunia 2022 di Qatar dan juga Euro 2024. Jadi sekarang akhirnya itu terjadi, dan memang sudah waktunya," kata Haaland mengutip ESPN.
Ucapan tersebut langsung dibuktikannya di atas lapangan. Setelah jeda minum pada babak pertama, Haaland sukses memanfaatkan umpan datar David Moller Wolfe untuk membawa Norwegia unggul.
Irak sempat menyamakan kedudukan melalui sundulan Aymen Hussein. Namun, Haaland kembali membawa timnya memimpin setelah memanfaatkan kesalahan kiper Jalal Hassan yang gagal mengalirkan bola dari lini belakang.
Penyerang Manchester City itu dengan cepat merebut bola dan menceploskannya ke gawang kosong untuk mencetak gol keduanya pada pertandingan tersebut.
Torehan Bersejarah untuk Sepak Bola Norwegia
Penampilan Haaland melawan Irak tak sekadar membawa Norwegia meraih tiga poin. Dua gol yang dicetaknya membuat dirinya menjadi pemain Norwegia pertama yang mampu mencatatkan brace dalam sejarah Piala Dunia.
Pencapaian tersebut terasa semakin spesial karena sepanjang delapan pertandingan sebelumnya di Piala Dunia, Norwegia hanya mampu mencetak enam gol.
Merangkum Marca, gol pertama Haaland juga mengakhiri puasa panjang yang sudah berlangsung selama 28 tahun. Terakhir kali Norwegia merayakan gol di Piala Dunia terjadi pada edisi Prancis 1998.
Selain itu, Haaland kini sudah menyamai rekor gol Piala Dunia milik Kjetil Rekdal. Dua gol tersebut juga menambah koleksinya menjadi 57 gol bersama tim nasional, mempertegas statusnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Norwegia.
Menjelang dua laga berikutnya melawan Senegal pada 22 Juni dan Prancis pada 26 Juni, optimisme mulai menyelimuti publik Norwegia. Generasi emas yang selama ini banyak dibicarakan akhirnya mulai menunjukkan kapasitas sesungguhnya.
Jika penampilan melawan Irak menjadi gambaran awal, maka Haaland dan rekan-rekannya tampaknya siap berbicara lebih banyak di Piala Dunia 2026.


0 Response to " Hanya 29 menit, Erling Haaland buktikan kualitas generasi emas Norwegia di Piala Dunia 2026"
Posting Komentar